Penanganan Penyakit Diabetes Melitus

Salah satu cara penanganan penyakit diabetes melitus bisa dilakukan engan cara diet. Diet dengan mengontrol kadargula secara teratur, melakukan diet yang tepat dan melakukan olahraga yang teratur meryjana salah satu kunci pengelolaan dari penyakit diabetes. Dalam hal makanan misalnya saja adalah, penderita penyakit diabetes harus memperhatikan takaran dari karbihidrat yang ada di dalam makanannya, sebab lebih dari separuh kebutuhan energy diperoleh dari zat ini. Ada dua golongan karbohidrat, yakni karbohidrat jenis kompleks dan juga enis yang sederhana. Karbohidrat kompleks ini mempunyai suatu ikatan kimiawi lebih dari satu rantai glukosa, sedangkan karbohidrat sederhana hanya memiiki satu rantai glukosa.

Penanganan penyakit diabetes melitus yang dilakukan dengan mengonsumsi karbohidrat. Di dalam tubuh karbihidrat kompleks terdapat pada roti atau nasi yang diurai menjadi rantai tunggal dulu sebelum kemudian diserap ke dalam aliran darah. Sebaliknya karbihidrat yang sederhana seperti es krim, jeli, selai, sirup, permen dan juga minuman ringan, langsung masuk ke dalam aliran darah sehingga kadar gula dalam darah bisa langsung melejit naik.

Dari sisi makanan, penderita penyakit diabetes lebih baik dan dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat yang memiiki serat tinggi seperti kacang-kacangan, sayur-sayuran, buah segar seperti papaya, kedondong, apel, tomat, salak, semangka dan lainnya. Jadwal makanan bagi penderita penyakit diabetes dianjurkan lebih sering dengan porsi yang sedang. Maksudnya adalah agar jumlah aklori yang masuk sepanjang hari. Tujuan akhir adalah agar beban kerja tubuh tidak terlampau berat dan produksi dari insulin dari kelenjar pankreas tidak terlalu mendadak dibutuhkan.

Dan disamping itu, penanganan penyakit diabetes melitus dengan jadwak makan utama pagi, siang dan malam yang dianjurkan juga porsi makanan ringan yang ada di sela-sela waktu tersebut (selang waktu sekitar 3 jam). Yang perlu dibatasi adalah makanan yang berkalori tinggi seperti nasi, daging yang berlemak, jeroan, kuning telur. Juga makanan yang berlemak seperti es krim, ham, sosis, cake, doklat, dendeng, gorengan. Sayuran yang berwarna hijau gelap dan juga jingga seperti wortel, buncis, bayam, caisim sangat baik untuk dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak dan begitu juga dengan buah-buahan segar.

Namun, harus diperhatikan bagi penderita yang mengalami gangguan ginjal, konsumsi buah, sayuran hijau dan makanan yang berprotein tinggi yang harus dibatasi agar tidak member suatu beban kerja yang berat bagi ginjal.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.